Claranda Ayu Nastriti.
suatu saat memang nama ini akan tertulis juga.
jadi mengapa harus ditunda?
jadi..
"Claranda Ayu Nastriti.
gadis keturunan Jawa asli dan sedikit Cina.
cantik.
putih. walaupun tidak seputih aku.
pintar. satu peringkat di bawahku selama 12 tahun menuntut ilmu di tempat yang sama.
kaya.
sekilas sempurna.
dan dia teman yang sangat baik.
sebelum aku tahu ambisinya.
sebelum aku tahu bahwa musuh yang paling berbahaya adalah sahabat terdekatmu.
sebuah persahabatan pernah kau tawarkan.
dan aku menyambutnya sebagai hadiah yang indah.
sebelum akhirnya kutahu bahwa hadiahmu beracun.
dan basi.
hanya sebuah fatamorgana di padang pasir dalam impian.
dan mungkin selama ini aku hanya hidup dalam impian."
okeii.. aku harus berhenti sekarang juga. stop!
baiklah..
mari kita lanjutkan tulisan tentangmu.
"terlahir dari keluarga terpandang membuatmu memiliki tingkah laku yang terpuji.
dengan tercela sebagai resesif."
ahh..
aku tak bisa.
maaf, sahabat.
tapi tampaknya sudah menjadi sebuah kesulitan yang memiliki tingkat tinggi untuk mengingat hal baik tentangmu.
untuk menulis dirimu secara umum pun aku sudah tak sanggup.
maaf..
tapi pengalamanku mengajarkan untuk berhenti menatap masa lalu.
jadi aku akan berhenti menatapmu.
bagaimana??"
setelah menyesap kopi yang sudah dingin, aku pun berhenti menulis.
maaf, sahabat. tapi hal paling krusial sudah terjadi. sebuah nama kepercayaan sudah tercoreng. maka ini yang memang akan terjadi."
kugerakkan mouse laptoku.
file. save as. pomeriggo.