dunia hitam kelabu miris yang dulu terasa akrab mulai berubah abu dan sedang dalam proses menuju putih
dunia biru yang sering jatuh bersama air mata mulai memudar dan menjelma menjadi biru langit
mencoba mengukir pelangi dengan tinta embun dan rangkaian kidung pagi yang mulai terasa menggugah
sebuah bintang mulai berani nampak dan sedikit menghias langit kelam
baru satu, yang lain masih sibuk membuka tabir
debu angkasa hitam yang menutup rapat permukaan
sang mentari mulai melirik dan sedikit tersenyum melihat malam
malam sudah bisa berdamai dengan dirinya sendiri, bisiknya pelan
tepat sebelum ia pergi mengendap meninggalkan malam
kali ini, dengan tenang