sekarang saya malah terdiam
kehabisan kata untuk dirangkai
atau otak yang memang mulai membeku?
tidak, tidak.
kamu tak akan mengerti.
kamu tidak boleh mengerti.
karena aku pun sampai sekarang masih tak mampu melapangkan hatiku untuk mengerti.
bahwa tak akan ada bahwa yang lain untukku.
untukmu.
hanya ada -nya sekarang.
bukan dia yang berdiri di antara kita
mungkin selama ini kita yang memilih berada di sisinya
aku dengan peranan antagonis
dan kamu,
Sang Malaikat tanpa noda
atau dia yang sebenarnya Sang Pemaaf?