Saturday, 27 February 2010

mungkin..

karena saya masih ingin ada disana untuk tertawa saat melihatmu jatuh
karena untukku masalah ini masih belum selesai
tidak sampai kamu berlutut
bahkan mungkin saat kamu berlutut pun,
itu adalah sebuah awal.

aku dipecundangi habis-habisan.
banci!

maka kali ini,
biarkan aku datang dan memberimu selamat,
" selamat atas perbuatan yang kau lakukan."

aku tunggu kamu kembali.
selalu kutunggu.

oh tidak, bukan untuk mengusap kembali air matamu.
aku menantimu kembali untuk mengembalikan medali milikku.

ayolah, akui saja.
permainannya sudah selesai, pecundang.