Tuesday, 11 January 2011

membuka hati hanya membiarkan orang baru menyakiti.
membuka sakit yang terpendam hanya membiarkan diri ditertawakan.

biarkan memang sepasang mata terdiam di genangan kelam.
hampa mengiris. namun tertutup.
walaupun mata tak bisa berbohong, setidaknya ia tak pernah minta didengar.
semua duka tersimpan rapat di cekungan hitam.
rapat dan rapi.tersusun menitikkan lembaran, selapis demi selapis.

aku benci keramaian. jengah dengan simpati atau pun empati yang terasa berlebihan. mengoyak asa yang perlahan hidup. lalu sobek dan akhirnya mati.
kalau memang perlu aku hidup, diamkan aku sendiri di tepi untuk mati.
setidaknya aku tidak perlu tersakiti lebih jauh.