mau sampai kapan?
bertahan di kedua belah ujung tanpa mencoba sedikit berjalan ke tengah.
aku sedang enggan. mungkin lebih baik begini untuk sementara waktu.
ekspetasiku berlebihan. memang aku yang salah.
untuk menjadi seorang pemimpi. hanya mampu berharap. sebatas itu. tanpa keberanian untuk merealisasikan.
sudahi sajalah. emosiku terlalu menyesakkan belakangan ini.
memang aku yang berlebihan.
selalu menuntut dalam diam.
dan aku mulai lelah.
kenyataannya begini.
mungkin memang aku yang belum siap.