berteriak minta diisi
tapi otakku malah kram
tidak bisa memikirkan kata yang tepat untuk mulai diukir
otaknya sedang penuh tentang kamu
dan semua hal yang pernah kamu lakukan
ayolah..
otakku kram karena masih belum bisa menemukan suatu hal yang membuatmu melakukannya
aku tidak pernah merasa dihargai seperti itu
lalu kenapa kamu?
oh bukan, bukan
nampaknya pertanyaanya harus diganti
kenapa aku?