sudah banyak kertas yang dibiarkan kosong
momen yang dibiarkan terlewat
kata yang dibiarkan tersembunyi
tetap diam sampai mata yang terkadang lelah menatap sendiri
entah apa yang mau saya tulis
beberapa waktu ini hidup menuntut menuntun saya menjadi sedikit lebih dewasa.
mengurangi sarkas, dan menerima apa adanya
mungkin untuk itu lembaran kertas itu dibiarkan kosong
mengisi sudut-sudut ingatan saya untuk sekedar mengingatkan
tidak baik mengisi semua dengan terlalu penuh