terlalu letih bahkan hanya untuk menyapa.
terlalu merasa rendah.
bukan, bukan kamu yang tinggi.
tapi mereka. mengangkatmu menjadi begitu tinggi, membuatmu setara dengan mereka.
mengajakmu lupa menjejak tanah.
atau aku yang sebenarnya terlalu takut untuk terbang?
sudah habis kataku bahkan hanya untuk sekedar tertawa.
dunia kita mulai berubah.
entah siapa yang mulai.
tapi memang tak mungkin kita terus diam.
mungkin suatu hari nanti.
mungkin saat kata sudah mulai kembali berdendang.
mungkin harus ada air mata dulu sebagai pendahulu.
mungkin memang harus ada penyesalan dulu sebelum kata maaf terucap.
tapi bahkan untuk itu pun kita masih tetap kukuh untuk berdiri di tepian daripada mulai berjalan ke tengah bersama.