mungkin memang tercipta bukan untuk dilepaskan
lantas apa?
disambung sudah tak mungkin
tidak pernah ada yang mutlak disini
hanya refleksi dari sebatas mimpi
aku rindu cahaya
aku rindu menatapnya dan tetap terdiam
bahkan sampai ia tenggelam
aku rindu sinar
menantinya setiap hari bagai orang bodoh
bodoh, tapi penuh asa
atau sebenarnya asa yang membuatku bodoh?