Sunday, 23 May 2010

biar malam saja yang mengerti

mungkin
hanya aku yang berubah menjadi pelik. atau memang malam yang memang sedang senang memelikkan dirinya.
bisa jadi
hanya aku yang diam terbentak. atau kamu pun diam setelah membentak.
hanya saja
aku sudah tidak bisa mendengar. telingaku mendadak kehilangan sensitivitasnya. teriakanmu terlalu keras.

mungkin juga
hanya aku yang menangis diam di sudut. atau kamu sebenarnya ikut menangis.
bisa jadi
hanya saja sudutnya berbeda

sangat mungkin
aku terbawa sendu malam.
bisa jadi
paru-paruku pecah. maka dari itu menarik napas panjang pun sudah tidak bisa membantu.
hanya saja
aku masih belum bisa mengerti

lebih mungkin lagi
aku mulai lelah melangkah. kehabisan udara untuk ditarik.
bisa jadi
bukan paru-paru yang bermasalah. namun udaranya yang mulai menghilang
hanya saja
aku mash terdiam di sudut sendiri. enggan beranjak.