Friday, 22 October 2010

well then, call me a daydream-girl

kalau memang aku terlahir menjadi seorang spontan yang sangat riang gembira,
mungkin aku sudah berteriak di tengah keramaian, " hey kamuuuu...iyaa kamuu..aku cinta kamu."

mungkin juga di hari lain saat aku menjadi seorang keras kepala dan pemarah,
mungkin aku sudah mencaci di tengah hujan, " kamu! mengganggu tau!"

dan tidak menutup kemungkinan di suatu hari saat aku menjadi seorang melankolis yang tak bisa berhenti bicara,
mungkin aku sudah memelukmu di pinggir jalan sambil menangis, " kamu. jangan pergi."

dan kalau memang aku bukan menjadi aku yang sekarang,
maka mungkin aku sudah mengetuk pintu rumahmu, membawakan secangkir kopi dan masakan kesukaanmu,
tersenyum, " hey kamu. terima kasih."